Semua Tulisan yang ada dalam blog ini adaah tulisan original, Anda boleh membaca dan menyalinnya dengan satu syarat: tidak merubah konten, url sumber dan kredit titlenya.
Semua posting di blog ini merupakan pendapat pribadi dan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya.
- Bahasa Non Verbal Bahasa Kejujuran
- Kambing Bandot VS Singa Edan: Sebuah Cerminan
- Joni Blak-blak, Web Defacer dan Saudaraku Posmetro Medan
- Digitalpreuneur vs Entrepreuneur Konvensional
- Bisnis Tetaplah Bisnis
- Website Koran Lokal: ePaper ataukah Portal
- Bu Judith
- Mr Loong
- Tips Aman Facebook: Cara Menghindari Pembajakan Akun Facebook
- Berlian
- Marry Me
- Akihira dan Alda
- Tamasya Akal Bagian Kesekian: Rajah-Isim-Wafaq Dan Php Script
- Antara ‘Pablo’, ‘Hasan’, dan Posmetro
- Ketika Idealisme Berselingkuh
- Ilmu Padi Ilmu Hati
- Akal adalah (salahsatu) Obat Hati
- Nyi Iteung on Kontak Kami
- Nyi Iteung on Cara berlangganan
- Nyi Iteung on Cara berlangganan
- vera on Kontak Kami
- ajie99 on Cara berlangganan
Tamasya Akal Bagian Kesekian: Rajah-Isim-Wafaq Dan Php Script
Tulisan ini, bukan dimaksudkan sebagai suatu pemaksaan ide. Tapi hanya sekedar mencari alur logika yang wajar untuk suatu hal- yang untuk sementara – tidak masuk akal.
Mungkin kisanak pernah mengenal wafaq, isim, dan rajah? Nah, Ketiganya adalah nama berbeda untuk jenis yang sama: jimat dalam bentuk script atau tulisan. Yang isinya kode-kode tematik yang sedikit sekali bisa dicerna otak secara mapan.
Kesan pertamanya berantakan, asal pasang, tapi katanya, sekali lagi katanya, berkhasiat. Tentunya syarat dan ketentuan berlaku di sini.
Pertanyaan pertama, Masuk akalkah jimat ini?
Begini kisanak.
Jika kisanak pernah dengar istilah ”what you see is what you get” alias ”apa yang kisanak lihat, maka seperti itulah adanya”. Nah, dalam rumusan rajah ini, maka istilahnya sedikit berbeda, menjadi ”what you don’t see is not actually what won’t you get” artinya, ”kalo pun gak seperti yang kisanak lihat, bukan bearti kisanak dapetin gak seperti apa adanya”. (Ngaco dikit boleh ya.. ;p)
Agar tulisan ini baik untuk pencernaan, Kita mulai dari prinsip, perumusan, cara kerja, hingga akhirnya simpulan sementara.
Pada prinsipnya, rajah ditujukan untuk membuka ‘pintu dunia lain’, sehingga terhubung secara simultan, yang pada akhirnya, memotong jalur waktu (by pass) sesingkat mungkin.
Ketika kisanak menuliskan rajah tipe ”semoga dia cinta padaku” alias pelet – putergiling – buluhperindu, maka ketika rajah ini di-launching, pada saat itu didunia lain terjadi kesibukan luar biasa, seolah ada pintu yg terbuka.
Ketika rajah ini divalidasi oleh makhluk-entah-apa-namanya, dan ternyata kemudian syarat dan ketentuan dipenuhi oleh kisanak, maka besar kemungkinan rajah ”semoga dia cinta padaku” akan kembali kepada kisanak sesuai harapan kisanak.
Bahasa lainnya ”jimat sampeyan tokcer lan moncer tur makyus”.
Kemudian, saya komparasi secara linear logika awal tadi dengan fakta lapangan, sesuai apa yang saya jalani. Maksud saya, saya berusaha membanding-banding menemukan persamaan identitas antara rajah ini dengan pemrograman website yang sudah sangat familiar yaitu php.
Ada kesamaan prinsip kerja antara rajah dan php script ini.
Php script digunakan secara luas dalam pemrograman berbasiskan internet. Selain handal, php juga dikenal sebagai bahasa pemrograman object oriented (Object Oriented Programming alias OOP) dan server side.
Object oriented maksutnya, pemrograman berbasiskan object. Model data berorientasi objek ini dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar.
Sedangkan server side artinya hanya bisa dieksekusi diserver atau server-like (menggunakan xamp, misalnya).
Coba kisanak tekan Ctrl-U saat ini juga. Akan muncul jendela baru yang sebenarnya kisanak sedang melihat dunia lain ketika membaca note ini (walau sudah di-parse).
Sudah? Oke saya teruskan.
Ketika Kisanak sedang membaca note yang terlihat, tapi sebenarnya apa yang kisanak lihat itu aselinya tak sesederhana itu.
Mulai login facebook, cek stetus, maen poker, colek kawan dst, sambil melakukan aksi tekan CTRL+U tadi, terbukti bahwa website ini tak sesederhana itu kejadian aselinya.
Nah, pemrograman – dalam contoh ini php- berfungsi memotong jalur sesingkat mungkin, sehingga kisanak bisa melihat hasilnya dalam bentuk yang lain.
Kembali ke rajah.
Jimat jenis ini ditulis dengan kode-kode rumit, sekilas susah dimengerti, dan memiliki syarat dan ketentuan agar berjalan sebagaimana mestinya.
Juga server side: membuka pintu di dunia lain. Nun-jauh-disana-entah-di-mana-jangan-kisanak-tanya-aku.
Lalu memutus jalur – menyingkat waktu:
dari ”tak cinta menjadi cinta”,
dari ”dagangan sepi jadi rame pembeli”
dari ”jelek menjadi cuantik tenan”
dari ”nista gulana menjadi gagah prawira”.
Pertanyaan kedua, Salahkah memutus jalur semestinya dengan cara seperti ini?
Bisa jadi iya. Tapi terserah kisanak. Resiko ditanggung sendiri dan tak berbagi.
Sebab, tulisan ini dibuat bukan untuk menjustifikasi rajah, yang dari perkara klenik khurafat musyrik menjadi mubah atau malah halalan-toyyiban.
Tulisan ini hanya sekedar tamasya akal, logika kelas rendahan, yang semoga kisanak menikmatinya.
Oleh Izulthea, Note Facebook Selasa, 8 February 2011 jam 1:58pm, Dilarang mengutip kecuali menyertakan nama penulis dan permalink ke blog ini.
Contact Us | Terms of Use
Copyright © 2011 . All Rights Reserved.